Disini Sekilas tentang blog anda :

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. tempor ac lectus. Praesent quis sagittis odio. Aliquam pellentesque mattis lectus ut tincidunt. Vivamus vel metus libero, ac vehicula neque. Vivamus mauris justo, fermentum nec suscipit nec, tempor ac lectus. Praesent quis sagittis odio. Aliquam pellentesque mattis lectus ut tincidunt. Vivamus vel metus libero, ac vehicula neque. Sed ut est interdum nulla condimentum pulvinar sit amet vitae ante. Ut sodales blandit lacus.

Blog page :
Subscribe :

Dapatkan artikel terbaru memalui e-mail, hanya dengan memasukan alamat email anda pada formulir dibawah ini:

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Phone : 085721521021 e-mail : someone@gmail.com

Follow on
Click Tohary!

Mister Tohary

Haloo

Muhammad saw

19'excellent in quality

Muhammad (c. 26 April 570 – c. 8 June 632);[1] also transliterated as Mohammad, Mohammed, or Muhammed; Arabic: محمد‎, full name: Muhammad Ibn `Abd Allāh Ibn `Abd al-Muttalib (Arabic: محمد بن عبدالله بن عبد المطلب ‎) was a leader from Mecca who unified Arabia into a single religious polity under Islam. He is believed by Muslims and Bahá'ís to be a messenger and prophet of God, and by most Muslims as the last prophet of God[2][n 1] Muslims consider him the restorer of an uncorrupted original monotheistic faith (islām) of Adam, Noah, Abraham, Moses, Jesus and other prophets.[3][4][5][6]
Born in about 570 CE in the Arabian city of Mecca,[7][8] he was orphaned at an early age and brought up under the care of his uncle Abu Talib. He later worked mostly as a merchant, as well as a shepherd, and was first married by age 25.[9] Being in the habit of periodically retreating to a cave in the surrounding mountains for several nights of meditation and prayer, he later reported that it was there, at age 40,[7][10] that he received his first revelation from God. Three years after this event Muhammad started preaching these revelations publicly, proclaiming that "God is One", that complete "surrender" to Him (lit. islām) is the only way (dīn)[n 2] acceptable to God, and that he himself was a prophet and messenger of God, in the same vein as other Islamic prophets.[11][12][13]
Muhammad gained few followers early on, and was met with hostility from some Meccan tribes; he and his followers were treated harshly. To escape persecution, Muhammad sent some of his followers to Abyssinia before he and his followers in Mecca migrated to Medina (then known as Yathrib) in the year 622. This event, the Hijra, marks the beginning of the Islamic calendar, which is also known as the Hijri Calendar. In Medina, Muhammad united the tribes under the Constitution of Medina. After eight years of fighting with the Meccan tribes, his followers, who by then had grown to 10,000, conquered Mecca. Muhammad destroyed the pagan idols in Mecca[14] and then sent his followers out to destroy all of the remaining pagan temples throughout Eastern Arabia.[15][16] In 632, a few months after returning to Medina from The Farewell Pilgrimage, Muhammad fell ill and died. By the time of his death, most of the Arabian Peninsula had converted to Islam, and he had united Arabia into a single Muslim religious polity.[17][18]
The revelations (or Ayah, lit. "Signs [of God]")—which Muhammad reported receiving until his death—form the verses of the Quran, regarded by Muslims as the “Word of God” and around which the religion is based. Besides the Quran, Muhammad’s life (sira) and traditions (sunnah) are also upheld by Muslims. They discuss Muhammad and other prophets of Islam with reverence, adding the phrase peace be upon him whenever their names are mentioned.[19] While conceptions of Muhammad in medieval Christendom and premodern times were largely negative, appraisals in modern history have been far less so

Review FILM THE IDES OF MARCH_Tohary

19'excellent in quality

Menurut saya, FILM THE IDES OF MARCH ini patut dijadikan sebagai salah satu cermin panasnya dunia perpolitikan hari ini, mungkin tidak hanya untuk di Indonesia, namun juga bagi dunia. betapa tidak disini dijelaskan bagaimana seseorang dapat meraih kekuasaan dengan segala cara. Tanpa menghiraukan apakah jalan itu baik atau buruk, yang penting kekuasaan itu diraih.

Dikisahkan, Stephen Meyers (Ryan Gosling) yang direkrut menjadi tim sukses Gubernur Mike Morris (George Clooney) saat ia mencalonkan diri menjadi presiden. Suatu ketika Stephen dihubungi Tom Duffy (Paul Giamatti), manajer kampanye kompetitor Mike Morris. Tom berusaha merekrut Stephen namun Stephen tak bersedia. Di luar pengetahuan Stephen, Tom Duffy ternyata punya rencana lain. Tom yakin tak lama lagi Stephen bakal dipecat dan itu artinya ia bakal lebih mudah menjatuhkan Mike Morris.
Stephen memang diberhentikan dan yang lebih parah lagi ia mengetahui kalau Mike Morris sempat punya hubungan gelap dengan Molly (Evan Rachel Wood) dan kini Molly tewas bunuh diri. Stephen Meyers punya dua pilihan. Ia bisa saja pergi jauh-jauh dari karier politiknya namun di saat yang sama Stephen juga bisa memanfaatkan apa yang ia tahu untuk kembali mendapatkan pekerjaannya semula.

Setelah saya melihat alur dari film terebut ternyata ada satu ungkapan yang bisa mewakili kisah dari film politik ini, bahwasannya, “TIDAK ADA KAWAN DAN LAWAN YANG SEJATI”. Kita bisa lihat bahwa Stephen yang tadinya ia hanya menjadi tim sukses dari Morris, namun karena berbagai tekanan kondisi maka ia berani mencalonkan diri menjadi presiden, dan pada akhirnya kondisi ini menjadi amat kontras ketika yang terpilih menjadi presiden adalah mantan tim suksesnya sendiri. Bagi Morris mungkin hal ini bisa jadi sebuah tamparan keras yang memalukan bagi karir politiknya, namun apa boleh buat, inilah POLITIK.

by : TOTOH TPHARY|HUMAS B/IV

Jasa Website

19'excellent in quality

Saya juga sedikit memiliki kemampuan dalam urusan bikin website, ya meski masih sekedar iseng sih, tapi jika pengen dibuayin dengan biaya yang amat murah, Anda Buat bisa hubungi akun ini:

e-mail : tohary_flash@yahoo.co.id
facebook : tohary flash
twitter : toharyflash

Thanks banget yah...kita bisa sharing ko...

Kontak

19'excellent in quality

Buat Agan-agan yg pengen kontek aku, bias hubungi akun ini:
e-mail : tohary_flash@yahoo.co.id
facebook : tohary flash
twitter : toharyflash

Thanks banget yah...kita bisa sharing ko...

Fungsi Masjid Ideal, Kembali Seperti Zaman Rasul

Fungsi Masjid Ideal, Kembali Seperti Zaman Rasul



Pada zaman Rasulullah, masjid memiliki peran sebagai majelis peradilan ketika seseorang melakukan perbuatan melanggar hukum agama, selain itu juga sebagai tempat pendidikan Islam, di mana sahabat yang banyak menyerap ilmu dari Nabi Muhammad saat di masjid.

Karenanya, fungsi besar yang dijalankan masjid selain sebagai tempat ibadah umat Islam, hendaknya diperluas yang idealnya berfungsi sebagai pusat dari persemaian peradaban Islam, sehingga berbagai persoalan bisa dibicarakan tempat suci umat Islam itu.

"Kalau saya katakan masjid sebagai persemaian peradaban Islam, itu memang super ideal, tapi seperti itulah yang seharusnya terjadi, Padahal kalau diikuti, fungsi masjid di zaman Rasul itu sederhana, tapi menunjukkan suatu peradaban yang tinggi" kata aktivis Forum Komunikasi Masjid Peduli Umat (FKMPU) Jakarta, Ustadz Muhammad Tamam dalam seminar di Universitas Jember, Jatim, Sabtu.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa Islam memiliki sedikitnya dua peradaban agung yang di keyakinan lain mungkin tidak ditemui, yakni konsep "rahmatan lil 'aalamiin" (memberi rahmat bagi seluruh alam) dan "ukhuwah Islamiyah" (persaudaraan sesama Islam).

"Saya kira konsep "rahmatan lil 'aalamiin" itu adalah tade mark Islam. Itu adalah peradaban tinggi karena Islam melindungi seluruh isi alam ini, "ujarnya.

Ia mengemukakan, "ukhuwah Islamiah" dinyatakan sebagai peradaban karena menunjukkan adanya ikatan dasar sesama muslim dalam ketundukan kepada Allah. Selain itu "ukhuwah Islamiah" juga menghilangkan permusuhan yang tidak perlu.

"Memang ada permusuhan yang perlu, yakni terhadap syetan. Kalau sesama muslim nabi mencontohkan bagaimana beliau menyatukan orang-orang Ansor (penduduk Madinah) dengan kaum Muhajirin (orang-orang pendatang), "imbuhnya.(novel/ant)


19'excellent in quality